Mencoba Mengabdikan Kehidupanku

Selasa, 09 Februari 2016

Keliling Jakarta Gratis Dengan Bus Tingkat

Keliling Jakarta tanpa keluar uang sepeserpun, yups....kalian warga Jakarta atau turis baik dari dalam dan luar negeri bisa memanfaatkan sarana transportasi gratis ini. Pemprov DKI Jakarta melalui PT Transportasi Jakarta menghadirkan bus tingkat sebagai sarana transportasi wisata Kota Jakarta. Mungkin saja terinspirasi bus pariwisata sejenis seperti di kota London Inggris, yang dikenal dengan sebutan doubel decker.
Jakarta Bus Tingkat


Oh iya nama gaul bus ini adalah Mpok Siti. Siti itu plesetan City sementara Mpok karena driver dari bus ini semuanya perempuan jadi Mpok Siti deh. Pertama kali beroperasi pada 24 Februari 2014 Mpok Siti hanya mempunyai rute  yaitu Pasar Baru – Bundaran Hotel Indonesia.

Sepanjang rute tersebut Mpok siti singgah di halte bus berlogo “City Tour” 

Jakarta Bus Tingkat
Nah berikut ini halte-halte yang dilalui Mpok Siti : Monas Merdeka Barat, Balai Kota, Sarinah, Bundaran Hotel Indonesia, Pecenongan, Pasar Baru Gedung Kesenian Jakarta, Mesjid Istiqlal, Monas Merdeka Utara.














Selain Rute tersebut juga ada rute Pasarbaru – Bundaran Senayan. Nah kalau untuk rute ini selepas Bundaran HI akan melewati jalan Jendral Sudirman, Semanggi, Senayan, lalu berputar kembali ke Senayan, Semanggi, Sudirman, Bundaran HI, Monas, Pecenongan, Pasar Baru. Kebetulan saya naik Mpok siti yang rute Senayan, jadi berasa lama sekali di dalam Bus.

Mpok Siti bermerek Mercedes Benz yang saya naiki ini ternyata sumbangan Alfa Mart. Bus senilai Rp 3,9 miliar ini langsung didatangkan dari Jerman dan memiliki kapasitas 69 penumpang, serta dilengkapi fasilitas TV LCD 32 inchi, AC, GPS, serta perangkat CCTV. Sayang fasilitas TV LCD-nya tidak digunakan.

Jakarta Bus Tingkat


Selain rute tersebut juga ada rute Djuanda-Kota Tua, bus tersebut akan melewati Masjid Istiqlal-Harmoni-Sawah Besar-Mangga Besar-Olimo-Glodok-Kali Besar-Museum Mandiri Fatahillah-Jalan Kunir (BNI)-ke Kota Tua. Sementara Halte yang disiapkan untuk menaikan dan menurunkan penumpang yakni‎ halte Masjid Istiqlal, Harmoni, Sawah Besar, Glodok, Museum Mandiri dan BNI 46 Kota Tua.

Di rute sebaliknya, Kota Tua-Juanda, bus akan melewati Jalan Kunir (BNI)-Glodok-Olimo-Mangga Besar-Sawah Besar-Harmoni-Juanda hingga Pintu Air Istiqlal. Adapun halte untuk naik-turun penumpang di rute tersebut yakni halte BNI 46 Kota Tua, Glodok, Sawah Besar, Juanda dan Pintu Air Istiqlal.

Waktu tunggunya tidak pasti, kadang bisa cepat, kadang bisa lama sekali semua itu tergantung arus lalu lintas Ibu Kota yang begitu padat.  Oh iya saya punya pengalaman menjengkelkan ketika ingin mencicipi naik Mpok Siti di hari kerja. Dua kali bus datang tapi saya tidak diperkenankan naik karena bus sudah dikhususkan mengangkut rombongan anak sekolah.

Awalnya Mpok Siti ini dilengkapi dengan seorang Tour Guide yang akan menjelaskan ke penumpang terkait tempat-tempat bersejarah yang dilalui bus. Namun seiring waktu Pemprov DKI Jakarta meniadakan Tour Guide dengan alasan efisiensi, sehingga jika kalian benar-benar awam dengan Kota Jakarta, sudah dipastikan kalian akan duduk manis saja sambil melihat pemandangan sepanjang jalan tanpa tahu tempat apa saja yang dilewati.

Info Operasional Bus City Tour Jakarta :
Hari Senin – Sabtu: Jam 09.00 pagi – 19.00 malam
Hari Minggu: Jam 12.00 siang – 19.00 malam

                                                                                                                                                           




Share:

Minggu, 07 Februari 2016

E-KTP Tidak Perlu Diperpanjang

Lima Februari 2016, Kartu Tanda Penduduk (KTP) saya habis masa berlakunya. Walau sudah dapat info dari Pak RT kalau KTP  yang habis masa berlakunya tahun 2015 tidak perlu diperpanjang karena akan berlaku seumur hidup, saya tetap kekeh minta dibuatkan surat pengantar perpanjangan KTP.

Kenapa saya bersikeras seperti itu karena KTP ini ibarat nyawa  jika berurusan dengan Bank, perpanjang SIM, STNK dan urusan birokrasi lainnya. Jika KTP kita ada tulisan kadarluasanya maka urusan buka rekening Bank baru, perpanjang SIM dan STNK akan berpeluang di tolak. Saya berargumen seperti itu dengan Pak RT.

Sampai di Rumah Pak RW-pun saya berarguman seperti itu dan beliau memakluminya. Setelah surat pengantar dari RT dan RW sudah dibuat besoknya saya langsung menuju kantor kelurahan Kedoya Utara. 

Sampai di sana ambil no antrian dan menceritakan keperluan saya. Apa yang terjadi saudara-saudara, petugas kelurahan yang melayani saya memberikan selembar pengumuman berisi Peraturan Gubernur DKI Jakarta, yang menyatakan jika KTP tersebut sudah dalam bentuk E-KTP maka akan berlaku seumur hidup dan tidak perlu diperpanjang.

E-KTP


Saya sempat melontarkan pernyataan bagaimana jika kita ingin mengurus pembukaan rekening bank, perpanjang SIM & STNK, karena tanggal berlaku yang tertera di KTP saya sudah kadaluarsa. 

Petugas kelurahan tersebut berkata, cukup tunjukan selebaran pengumuman ini, bahwa ini sudah peraturan Gubernur, lagi pula jika ingin mengecek identitas KTP pihak Bank dan instansi lainnya hanya tinggal menginput NO E-KTP yang tertera. Dari situ akan terlihat semua data saya serta status dari KTP. Akhirnya saya pulang membawa selebaran pengumuman itu.

Jadi kawan-kawan semua khususnya warga DKI Jakarta yang E-KTPnya sudah habis masa berlakunya, jangan khawatir, KTP kalian sudah berlaku seumur hidup..



Share:

Sabtu, 06 Februari 2016

Rumah Sakit Dibanjiri Pasien BPJS

Walau banyak keluhan terhadap layanan kesehatan BPJS, namun tetap saja masyarakat memburu fasiltas kesehatan tersebut. Baik yang mendapatkan secara gratis, membayar tiap bulan atau dibayari kantor. Masyarakat berbondong-bondong menyerbu RS yang bekerja sama dengan layanan BPJS.

Apakah ini artinya BPJS memberi efek positif, masyarakat jadi sadar terhadap kesehatan atau jangan-jangan karena warga memang tidak ada pilihan? Jadi seburuk apapun pelayanan BPJS kesehatan, ini tetap solusi jitu bagi masyarakat untuk berobat ke RS.

BPJS Kesehatan ibarat anak tangga yang bisa dinaiki siapa saja yang ingin berobat. Sebelum kehadiran BPJS, masyarakat cenderung malas ke Rumah Sakit. Alasannya bisa bermacam-macam, takut tahu kondisi sebenarnya dari penyakitnya, takut pengobatannya harus berkelanjutan karena sekali berobat pasti akan disuruh kembali, takut disuruh tes darah, rontgen, atau melakukan tindakan medis lain yang berujung pada membengkaknya nominal rupiah yang harus dibayar.

Jadi uang menghalangi warga Indonesia untuk berobat ke RS. Maklum biaya pengobatan di RS masih tergolong malah bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Sekarang dengan hanya membayar iuran perbulan Rp 25.500 (Kelas 3), Rp 42.500 (Kelas 2) dan Rp 59.500 (Kelas 1) masyarakat bisa mendapat banyak manfaatnya. Misalnya untuk operasi pengangkatan tumor atau kanker, pasien BPJS tidak akan dikenakan biaya alias gratis.Yang membedakan antara kelas 3, 2,1 adalah ruang perawatannya. Jika ikut kelas 1 maka akan dirawat di kelas 1 dan begitu seterusnya, untuk jenis obat yang didapatpun sama saja. Sementara masyarakat yang mendapatkan BPJS kesehatan gratis akan mendapatkan fasilitas sama dengan BPJS Kelas 3.

Oke sekarang kita kembali lagi ke pembahasan awal terkait dengan membludaknya pasien di RS rujukan BPJS.Kondisi ini adalah di Lt 4 RS Pelni Petamburan Jakarta Barat. Ruangan ini adalah Poli Rehab Medik, lihat kondisinya sangat ramai sekali bahkan ada yang duduk di lantai.

BPJS


BPJS

Sementara ini adalah pasien yang sedang menunggu terapi 

BPJS

Antrean juga terjadi di luar ruangan, karena tidak mendapat tempat duduk banyak pasien menunggu di ruang pendaftaran.
BPJS

Saya biasanya selalu mengantarkan mama terapi lutut yang terkena pengapuran dan terapi pinggang karena saraf kejepit serta ada keretakan tulang. Menunggu antre seperti ini bisa sampai 2 jam, padahal terapi hanya sekitar 12 menit/alat, mama saya terapi dengan 2 alat jadi tidak sampai 30 menit. Kondisi ini baru di satu poli masih banyak poli lain di RS Pelni. 

Bagaimana tertarikah anda? Jika memang kondisi keuangan anda terbatas BPJS Kesehatan adalah solusi jitu, namun jika kondisi finansial berlebih lebih baik berobat umum saja atau pakai asuransi swasta saja. Dijamin lebih cepat dan mendapatkan obat yang paten (Tidak Generik).






Share:

Kamis, 26 November 2015

Solusi Ketika Cairan M-One & Sejenisnya Sudah Tidak Bisa Menambal Ban Tubeless



Minggu 22/11/2015 ban tubeless belakang sih merah kena ranjau darat. Kalau paku sih sudah biasa, tapi ini baut dengan ujung yang dibengkokkan. Alhasil langsung bocor dua lubang. Sebelum kena ranjau, ban tubeless ukuran 130/70 itu juga sudah tertusuk paku.

Jalanan Ibu kota memang kejam banget, gimana gak kejam, sudah gak rata, banyak lubang, banyak paku dan baut bertebaran di mana-mana. Apalagi yang namanya jalan di sekitar Roxy Mas, Tomang dan sekitarnya itu adalah zona merah paku di Jakarta.

Karena ban tubeless ane diisi cairan anti bocor yang beli di Planet Ban, yah sudah dengan pedenya tetap ane biarkan paku dan baut yang tertancam itu. Keesokan paginya terlihat ada cairan keluar dari ban. Langsung ambil tang dan cabut, alhasil gembos abis. Ane masih gak panik, wong sering ngalamin ini kok. Nanti setelah angin habis, langsung kasih lem power glue/alteco, setelah kering baru deh di pompa sampai penuh.

Nah jurus itu sering ane praktekin dan berhasil. Namun setelah motor di bawa jalan dan didiamkan di tempat parkir, kembali gembos. Untung saja ban tubeless jadi bisa dibawa jalan walau sangat pelan sekali :D
Solusi jitu langsung cari tukang tambal ban lalu pompa kembali sampai penuh, hasilnya ban kembali berfungsi. Jadi bisa pulang deh. Besok paginya kembali gembos gan......pusing deh tujuh keliling.

Karena ane gak mau tambal cacing yang ngerusak kontur ban dan gak tahan lama, terpaksa ane gunakan lagi lem power glue dan isi angin, yah lumayanlah sampai menemukan solusinya.

Setelah tanya sama Mbah Google dapet jawaban begini :
1. Tambal Tip Top
Jadi metode tambal seperti itu ban tubles di copot dari pelek dan di tambal dari dalam. Metode ini sangat bagus, tidak merusak komponen ban. Namun harganya mahal, 1 tambalan seharga 65-75 ribu, rata-rata bengkel yang menerima adalah bengkel ban mobil. Setelah diperiksa ternyata ban ane bocor 3 titik, ampun dah tinggal kalikan saja. Belom lagi ongkos bongkarnya, ada yang mengenakan 30 ribu ada yang sudah include, tinggal pintar-pintar memilih.

2. Rhinotire
Ini cairan karet lengket yang disemprotkan ke dalam ban tubles. Nah biar gak bingung, cekidot videonya


Cara kerjanya, jadi ketika ban terkena paku, paku dicabut, maka cairan karet tersebut akan menutup lubang yang bocor. Sama seperti M-One dan cairan sejenisnya yang membedakan Rhino Tire harus dipasang dengan tools khusus yang hanya ada di bengkel-bengkel tertentu. Gak hanya itu, cairan yang mau ditempelkan ke ban juga harus bersuhu tinggi. 



Karena ban tubeless ane lumayan mahal harganya dan merk Michelen (sombong mode on hehehe), ane putusin pake Rhinotire aja deh, biar kedepannya gak repot lagi. Dari hasil bertapa 5 malam di Google akhirnya ketemulah bengkel di Jakarta yang menyediakan fasilitas ini.


Susah-susah bertapa ternyata lokasinya dekat sama tempat tinggal ane, sama-sama di Kedoya semprul dah hahaha. Oke lokasinya ada di Jl. Panjang Raya No. 17, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

Oh iya bengkel ini tidak menerima bongkar ban motor, jadi ane bawa tools, bongkar sendiri di sana, untung teknisinya bantuan ane hehehe.

Kondisi ban harus bersih sebelum dikasih cairan jadi harus dicuci dan keringkan dahulu.

 



Kata teknisinya biar hasilnya ganteng maksimal maka 3 lubang ditambal tip top terlebih dahulu setelah itu baru diberi cairan badak.

Hasilnya benar-benar mantap, keesokan harinya ban tidak gembos lagi handling juga sangat stabil, ada harga ada rupa, pokoknya harga gak bisa bohonglah hehehe.






























Share:

Senin, 21 September 2015

Tingkatan Tas Replika Wanita

Tas Branded

Yang namanya wanita itu suka gonta ganti tas dan sepatu, baru beli 1 bulan yang lalu eh beli lagi. Yups, pusing  deh dengan kebutuhan kaum hawa, mereka itu sering banget beli tas, sepatu perasaan baru beberapa bulan lalu beli. Bagi kalian yang sering nemenin ceweknya belanja pasti tahu hal ini.

Oke deh saya bahas dahulu soal "Tas". Wanita itu suka sekali dengan yang namanya Branded, sampai-sampai ada produk yang namanya Tas Branded. Harga produk orinya bisa sampai ratusan juta rupiah, hemmm tapi tenang saja bro, karena wanita itu selalu ingin tampil modis dan selalu branded biar kelihatan cetar membahana, maka produsen tas banyak yang membuat produk replikanya.

Orang juga gak bakal tahu kan kalau tas yang dia pakai itu replika alias kw. Tapi biarpun kw juga punya strata tingkatannya #makinbingung , mau kw yang mirip banget juga ada tapi harganya bisa jutaan rupiah.

Nah berikut strata Tas Replika Branded Wanita

Premium/Grade AA
Model dan Detail : 100 % mirip asli (Ori)
Bahan : Full Kulit High Quality, 90% terbuat dari kulit yang lembut dan lentur
Accessoris : High Quality

Semi Premium
Model dan Detail : 100% mirip asli (Ori)
Bahan : Bahan kulit ekitar 80 – 90 persen, masih kaku, sedikit lembut dan sedikit lentur
Accessoris : Standar Quality

Super/Semi Original
Model dan Detail : 90- 99% mirip asli (Ori)
Bahan : Kulit Sintetis Middle-High Quality
Accessoris : Standar Quality

Semi Super
Model dan Detail : 90% mirip asli ( Misal : Originalnya Tidak Pakai Resleting tetapi Semi Super-nya pakai)
Bahan : Kulit Sintetis Standar atau beberapa bahan lainnya yang dikembangkan.
Accessoris : Standar Quality

Di luar dari tingkatan itu juga masih ada namun kualitasnya sangat buruk. 

Nah itu baru tas, belum sepatu, baju, dompet, jam tangan, pokoknya banyak deh...kalau kata sih wanita yang penting tampil modis, trendi, soal ori atau enggak, orang juga gak tahu hehehehe



Share:

Jumat, 07 Agustus 2015

Mie Sapi Lada Hitam Ini Benar-Benar......

Menu Kedai Kita
Kita pasti sering makan makanan ini, hampir semua resto menyediakan menu ini. Di Kedai Kita anda akan mendapatkan pengalaman yang berbeda, makan Pizza yang di oven dengan kayu bakar, hemmmm seperti apa rasanya. Lalu cita rasa manis khas yang cuma ada di Resto ini. 
Menu andalan di Kedai Kita sudah pasti Pizza Kayu bakar, namun ada beberapa menu favorit lainnya seperti Mie Sapi Lada Hitam, bahkan banyak blog kuliner merekomendasikan Mie Sapi Lada Hitam untuk disantap.
Karena Kedai Kita sudah buka cabang di Jakarta, maka langsung saja saya meluncur ke Jl. Taman Aries Blok H-1, Meruya, Jakarta Barat.

Mie Sapi Lada Hitam

Pertama kali diantar  pelayan, mie ini masih berasap menandakan kalau makanan ini baru saja selesai dimasak. Mie disajikan layaknya barbique di atas hot plate.


Selain mie dan daging sapi ada campuran cabai merah serta hijau yang diiris lumayan besar. 
Lalu bagaimana rasanya..? Jujur bagi penulis Mie Sapi Lada Hitam ini rasa manisnya amat dominan, entah apakah ini ciri khas Kedai Kita? Rasa manis berasal dari kecap kedelai hitam yang baru penulis rasakan berbeda dari rasa kecap kedelai hitam yang ada dipasaran. Rasa lainnya ada lada dan pedas. Bagi penyuka masakan Jawa pasti suka dengan menu ini.

Nasi Ayam Cah Cabe Kering

Selain nasi goreng, juga ada beragam jenis menu nasi di Kedai Kita. Kata pelayanannya "Nasi Ayam Cah Cabe Kering" merupakan menu favorit di resto ini. 


Nah bisa dilihat langsung cabai merah keringnya panjang-panjang masih utuh tidak diiris, hanya dibuang ujung tangkainya saja. Lalu ada cabai hijau, bawang bombai dan kacang tanah yang dipadukan dengan daging ayam. 

Soal rasa hampir sama dengan Mie Sapi Lada Hitam, menu Nasi ini rasa manisnya dominan sekali, sepertinya kecap kedelai hitam yang ada di resto ini menjadi senjata pembeda dengan resto-resto yang lain.  

Cabai kering merahnya sangat gurih, tidak terlalu pedas jadi aman untuk dikonsumsi, sementara kacang tanahnya membuat mulut dibuat ketagihan seakan tidak mau berhenti makan, kombinasi yang pas deh.

Pangsit Goreng

Untuk menu pelengkap saya mencoba Pangsit Goreng. 


Yang membedakan dengan pangsit goreng di tempat lain adalah ukurannya lebih besar dibanding pangsit goreng biasanya. Dilengkapi juga dengan saos khusus, sepertinya ini racikan Kedai Kita sendiri. Rasa saosnya mirip dengan saos Martabak Telor, ada manis, asam dan sedikit pedas. 
Pangsit Goreng ini sangat renyah dan tidak berminyak, benar-benar pelengkap yang pas deh.

Nasi Ayam Sapi Lada Hitam 
Nasi Sapi Lada Hitam "Kidai Kita"
Di kesempatan yang lain saya memesan Nasi Ayam Sapi Lada Hitam, visual dan penyajiannya gak ada bedanya dengan menu sejenis di resto lain.
Rasanya hampir sama dengan dua menu di atas, ciri khas rasa manis "Kedai Kita" sangat dominan. Perpaduan lada, paprika dan irisan bawang bombai membuat daging sapi ini menjadi penuh dengan rasa.
Sayangnya makanan ini seperti tidak fresh alias sudah masak lebih dahulu dan dipanaskan, seandainya benar-benar baru masak pasti rasanya lebih nikmat lagi.

Pizza Beef Pepperoni

Perpaduan keju, daging asap dan butter hemmmm....bagi anda pecinta keju pasti suka dengan Pizza yang satu ini. Nah kalau menu yang satu ini penulis jamin benar-benar baru dimasak alias fresh from the oven. Aroma butter benar-bener tercium sekali, bagi anda pecinta susu pasti suka dengan pizza ini.     
Perpaduan keju cair yang meleleh, butter dan daging sapi sangat memanjakan lidah, tapi ingat yah jangan banyak-banyak, bisa-bisa kena kolesterol nih hehehe.







Share:

Selasa, 04 Agustus 2015

New Vixion Ngebul, Oli Susut Drastis, Manfaatkan Garansi Bro

Sumber : anangcozzblog

Banyak sekali yang mengeluh New Vixion ngebul, olinya susut drastis padahal motor baru turun dari dealer, atau ada rider yang ganti oli teratur 1000 KM tapi oli susut drastis juga. 

Penyakit New vixion ngebul dan oli susut awal mulanya ada di Grup FB Yamaha New Vixion Lighiting Rider, awalnya cuma 1 rider yang mengalaminya sampai akhirnya banyak pengguna New vixion juga mempunyai pengalaman sama. 

Waktu service pertama dan kedua NVL saya gak ngebul jadi hati tentram deh, nah pas service ketiga pas digeber mekanik sampai mentok keluar tuh asap putih alias ngebul. Langsung tak samperin mekaniknya, "Mas itu ngebul kenapa mas, aman gak tuh," tanyaku, "Aman mas,"ujarnya sambil berpikir.

Ngomongnya sih aman, tapi kok dari mukanya seperti berpikir dahulu... jadi ragu deh. Di Grup FB malah jadi banyak yang mengalami kasus serupa. Mencoba tutup mata dengan masalah tapi hati ini masih gak enak. Yah sudah waktu itu langsung claim saja bawa ke Yamaha DDS Cempaka Putih. 

Tgl 27 Desember 2013 
Datang ke Yamaha DDS 1 Cempaka Jakarta, claim masalah ngebul. Disuruh balik lagi 6 Jan 14". Menurut analisa mereka bisa dua kemungkinan.
1. Bisa saja itu wajar, karena di RPM tinggi apalagi dalam posisi tanpa beban (normal). Asap bisa karena settingan terlalu boros, jadi itu bisa saja dari pembakaran bensin, bukan oli yang naik ke ruang bakar.
2. Motor ada masalah, baret di silinder, piston dan ring piston aus.

Tgl 6 Januari 2014
Motor masuk ruang bedah

Tgl 9 Januari 2014
Motor telah selesai diperbaiki dan siap dibawa pulang. Berikut Ini percakapan saya (M) dengan Yamaha Konsultan Claim (X)
X : Jadi gini pak, motor sudah kita bongkar, ini silinder dan pistonnya ternyata tidak ada baret sama sekali, masih bagus. (Sambil nunjukin blok dan piston yang dibongkar)
M : Terus kenapa motor saya bisa ngebul.
X  : Kalau digeber melebihi limit memang akan seperti itu, semua motor juga begitu. 
Hanya keluar asap motornya wajar atau tidak. Kalau hanya tipis wajar, kecuali asap putih seperti bajaj.
M : Tapi ada NVL lain yang tidak seperti itu
X  : Pasti seperti itu, hanya tersamarkan saja asap tipis putihnya
M : Tapi waktu saya di Beres saya lihat motor matic baru yang di geber-geber gak ngebul.
X  : Beda pak, mesin motor vixion dan matic beda. Apalagi mesin motor bapak tegak berdiri tidak tidur seperti matic dan bebek. Ini Bapak liat sendiri, Silinder masih halus, piston juga halus tidak ada gejala aus sama sekali. Old Vixion juga pasti seperti itu. Motor seperti ini (Vixion) dalam keadaan tanpa beban di geber-geber sampe RPM limit pasti akan keluar asap tipis seperti itu.
M : Masak sih, apa semua motor seperti itu, termasuk motor tetangga.
X : Harusnya seperti itu.
Motor Ngebul kalau oli menyusut drastis dalam pemakaian 100-200 KM baru ada masalah. 
X : Walau Blok silinder dan piston tidak ada masalah, karena sudah kita bongkar kita ganti baru semuanya. Bapak harus inreyen lagi sekitar 200-300 km, oli kita ganti baru, nanti setelah 1000km harus langsung ganti baru yah pak.

M : Kalau memang aman seperti itu yah malah bagus donk.
X : Nah mengenai bunyi sedikit klok-klok di setang, yg hanya terdengar ketika sedang jalan pelan melewati polisi tidur itu memang seperti itu. Kita sudah cek komstir dan bagian shock depan semuanya masih bagus.
M : Setelah tadi di test, sekarang motor saya sudah tidak ngebul lagi donk
X : Kita ngetestnya hanya 8000-9000RPM kita diamkan kalau sudah kita diamkan tidak keluar asap putih berarti wajar. Motor Bapak tidak berani kita geber sampe limit apalagi ini masih inreyen.
M: Tapi kenapa mekanik di beres selalu geber sampai limit.
X: Harusnya tidak boleh seperti itu pak. Klep motor bapak juga sudah kita setting ulang.
M : Mas kok piston saya seperti ini hitam2x (Kerak karbon), padahal saya pakai bahan bakar oktan 92 (Shell super)
: Bisa jadi dari kualitas bensinnya, atau karena pembakaran tidak sempurna.
M : Kok bisa, saya selalu pakai Shell Super terus.
X : Penyebab pembakaran tidak sempurna tidak hanya dari bahan bakar saja, bisa dari busi, saringan udara, banyak faktornya. Jadi kalau memang sudah waktunya ganti (menurut buku pedoman), walau mekanik bilang masih bagus, lebih baik ganti saja, karena itu ikut berpengaruh juga.
M : Oke deh makasih banyak
Dari percakapan itu bisa disimpulkan, New Vixion ngebul di RPM redline saat motor dalam keadaan netral itu wajar, kecuali oli sudah susut dalam jumlah yang drastis. 

Part-part yang diganti waktu claim :





Bonus Foto New Vixion Yang Punya Blog




Nah buat rider New Vixion yang ngebul berjamaah, jgn komplain dulu, waktu ganti oli coba di tap dalam interval 100-200 KM, kalau menyusutnya drastis baru deh segara claim.













Share:

Stats

Diberdayakan oleh Blogger.

Your Comment

Followers

Text Widget

Copyright © Mikhael Wr Blog | Powered by Blogger Design by PWT | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com